• Redaksi
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
Aceh One

Mega Menu

  • Home
  • News
    • News
    • Politik
    • Hukrim
    • Ekbis
    • Nasional
    • Olahraga
    • Dunia
  • Daerah
    • Aceh Utara
    • Aceh Timur
    • Bireuen
    • Banda Aceh
    • Pidie Jaya
    • Gayo Lues
    • Lhokseumawe
  • Pemerintah Aceh
    • DSI
    • Disdik
    • DRKA
    • Perindag
    • Budpar
  • Parlementaria
    • Parlementaria
  • Featured
    • Pariwara
    • Opini
    • Profil
  • Indeks
Aceh One
Telusuri
Beranda Adventorial Dinkes Aceh Utara Kesehatan Pilihan Dinkes Aceh Utara Gencarkan Sosialisasi TPT untuk Cegah TBC
Adventorial Dinkes Aceh Utara Kesehatan Pilihan

Dinkes Aceh Utara Gencarkan Sosialisasi TPT untuk Cegah TBC

News Editor
News Editor
27 Feb, 2024
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


ACEH UTARA
-- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Utara terus mensosialisasikan Terapi Pencegahan TBC atau TPT kepada masyarakat untuk mencegah penyakit Tuberkulosis. Hal ini dilakukan dinas mengingat jumlah kasus TBC di kabupaten sepanjang tahun 2023 mencapai 1.010 orang.

TBC termasuk dalam golongan penyakit menular. Awal mula dari tuberkulosis ialah disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis (M.Tb) .Yang di mana bakteri tersebut bisa menyerang siapa saja dan bagian organ tubuh yang diserang biasanya pada paru-paru, tulang belakang, kulit, otak, kelenjar getah bening dan jantung.

Skrining kesehatan untuk penghuni Lapas Lhoksukon

Penularan dari bakteri ini biasanya melalui udara, yang dimana ketika orang yang terkena TBC itu batuk secara langsung di tempat umum tanpa ditutup dengan tangan, maka kuman tersebut akan keluar dan bertebaran melalui udara dan dapat terhirup oleh orang yang ada disekitarnya yang dapat memungkinkan tertular penyakit ini.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Amir Syarifuddin, SKM, MM menyampaikan dalam rangka menuju eliminasi TBC Tahun 2030, selain meningkatkan upaya dalam penemuan kasus TBC dan mengobati sampai sembuh juga diperlukan upaya pencegahan melalui pemberian TPT TBC pada kasus ILTB (Infeksi Laten Tuberkulosis).

Disampaikan Amir, dalam rangka meningkatkan cakupan pemberian TPT dan keberhasilan pemberian TPT, maka perlu dilakukan sosialisasi mengenai TPT yang massif ke seluruh masyarakat di lapangan.

"Kegiatan yang sudah dilakukan yaitu melakukan investigasi kontak terhadap kontak serumah dan kontak erat dari pasien Tuberkulosis. Sementara kendala yang dihadapi yaitu kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai TB laten," kata Amir Syarifuddin.

Kemudian, lanjutnya, di lapangan masih banyak penolakan di masyarakat mengenai pemberian TPT dan menganggap tidak sakit. Dari total 1.010 orang kasus TBC tersebut sebagiannya sudah screening dari jumlah target kasus 2.017 orang.

Gejala Penyakit TBC

TBC terbagi menjadi dua tahap, yaitu tahap awal dan tahap lanjutan. Setiap tahap TBC ditandai dengan gejala yang berbeda yang muncul pada beberapa bagian tubuh.

Gejala awal TBC termasuk gejala umum yang meliputi:

  • Batuk yang berlangsung lebih dari 3 minggu
  • Batuk berdahak atau mengandung darah.
  • Rasa lelah yang berlebihan
  • Demam tinggi atau tubuh berkeringat malam hari
  • Kehilangan nafsu makan
  • Penurunan berat badan
  • Kesulitan menambah berat badan atau pertumbuhan pada anak-anak

Penyebab Penyakit TBC

Tuberkulosis disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Orang yang menderita penyakit TBC tahap aktif di paru-paru atau kotak suara dapat menyebarkan penyakit ini. Mereka melepaskan tetesan kecil (droplets) yang membawa bakteri TBC melalui udara saat berbicara, batuk, atau bersin. Seseorang bisa terinfeksi setelah terhirup tetesan tersebut.

TBC menyebar lebih cepat ketika orang menghabiskan banyak waktu bersama pada ruangan yang bersifat indoor. Jadi penyakit ini mudah menyebar di tempat-tempat di mana orang tinggal atau bekerja bersama untuk jangka waktu lama. Selain itu, penyakit ini lebih mudah menyebar di kerumunan yang padat.(Adv)

Editor/Penanggung Jawab: Jamaluddin

Via Adventorial
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Featured Post

Senyum yang kembali di Bukit Abi: Bagaimana AOCC dan mahasiswa UIN SUNA memulihkan mental anak-anak pascabanjir bandang

News Editor- 21.44 0
Senyum yang kembali di Bukit Abi: Bagaimana AOCC dan mahasiswa UIN SUNA memulihkan mental anak-anak pascabanjir bandang
Lembaga kemanusiaan Aceh Orphan Center for the Children (AOCC) bersama mahasiswa  Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA)  Lhokseumawe menyalur…
Aceh One
Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500-600 kata dan dikirem ke : red.acehone@gmail.com
Copyright © 2021 - , Aceh One.
All right reserved
  • Redaksi
  • Siber
  • Iklan/Advertorial
  • Kode Etik
  • Donasi
  • Terms of Use