Dinkes Aceh Utara Targetkan 100% Anak Balita Terlayani SDIDTK pada 2026

00:00
00:00


ACEH UTARA
– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Utara menargetkan seluruh anak balita di wilayah tersebut dapat terlayani secara menyeluruh melalui program Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) pada tahun 2026. Upaya ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Jalaluddin, SKM., M.Kes., Kamis (26/6/2025), mengatakan bahwa pelayanan SDIDTK merupakan langkah preventif yang sangat penting dalam memastikan anak-anak tumbuh dan berkembang sesuai fase usianya. Program ini menyasar anak usia 0–5 tahun melalui pemantauan rutin di Posyandu, Puskesmas, dan layanan kesehatan lainnya.

"Target kita jelas, pada tahun 2026, seluruh balita di Aceh Utara sudah harus terlayani SDIDTK secara menyeluruh dan berkala. Ini adalah investasi jangka panjang bagi generasi masa depan kita," ujar Jalaluddin dalam keterangannya, Rabu (18/6/2025).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hingga pertengahan tahun 2025, cakupan layanan SDIDTK sudah mencapai sekitar 68 persen dari total balita yang ada. Meski demikian, tantangan di lapangan seperti keterbatasan tenaga terlatih, jarak geografis, serta minimnya kesadaran masyarakat masih menjadi hambatan yang harus diatasi bersama.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Aceh Utara, Samsul Bahri, S.K.M., M.K.M., menambahkan bahwa pihaknya terus mendorong integrasi kegiatan SDIDTK dengan program imunisasi, gizi, dan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Hal ini bertujuan agar pelayanan terhadap balita dapat dilakukan secara terpadu dalam satu waktu kunjungan ke Posyandu.

"Pendekatan layanan terintegrasi sangat efektif dalam meningkatkan partisipasi orang tua. Selain imunisasi dan pemberian vitamin, anak juga diperiksa tumbuh kembangnya oleh petugas kesehatan dan kader Posyandu," ujar Samsul Bahri.

Dinas Kesehatan juga terus melakukan pelatihan bagi kader Posyandu dan tenaga kesehatan agar mereka mampu mengidentifikasi secara dini tanda-tanda keterlambatan tumbuh kembang, serta memberikan intervensi awal sebelum kondisi anak memburuk. Hal ini dilakukan secara berkelanjutan di 852 desa yang tersebar di 27 kecamatan.

Menurut Samsul Bahri, pemeriksaan SDIDTK mencakup empat aspek utama, yaitu perkembangan motorik kasar, motorik halus, bahasa, dan sosial kemandirian anak. Jika ditemukan adanya keterlambatan, maka anak akan dirujuk ke layanan kesehatan yang lebih tinggi untuk penanganan lanjutan.

Selain itu, Dinas Kesehatan Aceh Utara juga menggandeng lintas sektor seperti Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, serta organisasi kemasyarakatan untuk mendukung target 100 persen cakupan SDIDTK. Koordinasi ini dianggap penting untuk memperluas jangkauan edukasi kepada orang tua dan masyarakat umum.

"Peran keluarga, terutama orang tua, sangat menentukan. Oleh karena itu, kami juga memperkuat promosi kesehatan dan penyuluhan agar masyarakat semakin memahami pentingnya memantau tumbuh kembang anak sejak dini," kata Jalaluddin.

Di sisi lain, capaian ini juga menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian keberhasilan program penurunan stunting di daerah. Sejauh ini, Aceh Utara telah berhasil menurunkan angka stunting dari 4,8 persen pada 2024 menjadi 3,7 persen per Mei 2025, dan SDIDTK diyakini menjadi salah satu faktor penunjangnya.

Dengan dukungan berbagai pihak serta komitmen kuat pemerintah daerah, Dinas Kesehatan Aceh Utara optimistis bahwa target 100 persen balita terlayani SDIDTK pada 2026 dapat tercapai. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan.[]

Advertorial 

Tersalin!

Berita Terbaru

  • Dinkes Aceh Utara Targetkan 100% Anak Balita Terlayani SDIDTK pada 2026
  • Dinkes Aceh Utara Targetkan 100% Anak Balita Terlayani SDIDTK pada 2026
  • Dinkes Aceh Utara Targetkan 100% Anak Balita Terlayani SDIDTK pada 2026
  • Dinkes Aceh Utara Targetkan 100% Anak Balita Terlayani SDIDTK pada 2026
  • Dinkes Aceh Utara Targetkan 100% Anak Balita Terlayani SDIDTK pada 2026
  • Dinkes Aceh Utara Targetkan 100% Anak Balita Terlayani SDIDTK pada 2026