Bunda PAUD Lhokseumawe ajak para ayah antar anak di hari pertama sekolah

00:00
00:00


LHOKSEUMAWE
: Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Lhokseumawe Yulinda Sayuti mengajak para orang tua, khususnya para ayah, untuk meluangkan waktu mendampingi dan mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027.

Menurut Yulinda, kehadiran orang tua secara fisik dan emosional di hari pertama sekolah merupakan langkah awal yang krusial untuk membentuk keberanian, rasa aman, serta semangat anak dalam beradaptasi di lingkungan belajar yang baru.

"Bagi kita mungkin itu hanya perjalanan singkat dari rumah ke sekolah. Tetapi bagi seorang anak, itulah langkah pertama menuju dunia yang baru," kata Yulinda Sayuti di sela-sela menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026 di Makassar, Sabtu.

Peraih penghargaan Wiyata Darma Madya pada Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional Tahun 2025 itu menjelaskan, keterlibatan aktif orang tua—terutama figur ayah—merupakan fondasi penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang ramah anak.

Oleh karena itu, ia mendorong masyarakat untuk menyukseskan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) di Kota Lhokseumawe. Kehadiran sosok ayah dinilai memberikan dampak psikologis yang signifikan terhadap rasa percaya diri dan kesiapan mental anak.

"Anak tidak membutuhkan orang tua yang sempurna. Mereka hanya membutuhkan kita untuk hadir pada momen-momen yang penting. Hari pertama sekolah adalah salah satunya," ujar istri Penjabat Wali Kota Lhokseumawe tersebut.

Lebih lanjut, Yulinda berharap GAMAS tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan menjadi pemantik kesadaran akan pentingnya budaya pengasuhan aktif (active parenting) oleh ayah dalam kehidupan sehari-hari.

Investasi emosional melalui tindakan sederhana seperti mengantar sekolah, mendengarkan cerita anak, hingga mendampingi bermain diyakini berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kemampuan sosialisasi anak sejak usia dini.

"Kadang, kenangan yang paling melekat adalah ketika seorang anak menoleh ke belakang sebelum masuk kelas dan melihat ayahnya masih berdiri sambil tersenyum. Mungkin hanya beberapa menit bagi kita, tetapi bagi mereka, itulah bekal keberanian seumur hidup," pungkas Yulinda. (Jamaluddin Idris)

Tersalin!

Berita Terbaru

  • Bunda PAUD Lhokseumawe ajak para ayah antar anak di hari pertama sekolah
  • Bunda PAUD Lhokseumawe ajak para ayah antar anak di hari pertama sekolah
  • Bunda PAUD Lhokseumawe ajak para ayah antar anak di hari pertama sekolah
  • Bunda PAUD Lhokseumawe ajak para ayah antar anak di hari pertama sekolah
  • Bunda PAUD Lhokseumawe ajak para ayah antar anak di hari pertama sekolah
  • Bunda PAUD Lhokseumawe ajak para ayah antar anak di hari pertama sekolah