Kapolres Lhokseumawe apresiasi pembangunan rumah tahan gempa kaum dhuafa

00:00
00:00


LHOKSEUMAWE - Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan mengapresiasi program pembangunan rumah layak huni tahan gempa bagi keluarga anak yatim dan kaum dhuafa di wilayah hukum polres setempat karena dinilai berdampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Kami masih banyak menemukan rumah warga yang kondisinya sangat memprihatinkan, bahkan berada di pinggir jalan nasional. Ada yang rumahnya tidak layak huni, fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) juga tidak memadai. Karena itu, program seperti ini sangat membantu," kata Ahzan di Lhokseumawe, Sabtu.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres di sela-sela menghadiri serah terima rumah layak huni program House Reconstruction for the Poor Families (HORPF-4) di Desa Cot Trieng, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

Program kemanusiaan tersebut diinisiasi oleh Yayasan Relief Islami Indonesia (YRII) yang bekerja sama dengan Baitul Mal Kota Lhokseumawe.

Ahzan berharap rumah bantuan tersebut dapat memberikan kenyamanan serta meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat. Ia juga berharap kolaborasi lembaga sosial seperti ini dapat terus berlanjut agar semakin banyak warga kurang mampu yang terbantu.

Sementara itu, CEO YRII Nanang Subana Dirja menyampaikan bahwa rumah yang dibangun tersebut merupakan amanah dari para donatur yang mempercayakan hartanya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

"Rumah ini adalah titipan dari para dermawan sebagai wujud kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya. Kami berharap keluarga penerima senantiasa mendoakan orang-orang yang telah menginfakkan hartanya," kata Nanang.

Melalui program HORPF-4, YRII bersama Baitul Mal Kota Lhokseumawe telah merampungkan pembangunan 20 unit rumah layak huni di Kota Lhokseumawe.

Dari total tersebut, tujuh unit di antaranya dibangun di Kecamatan Muara Satu, yang tersebar di Desa Ujong Pacu sebanyak tiga unit, Desa Cot Trieng dua unit, Desa Meuria Paloh satu unit, dan Desa Padang Sakti satu unit.

Ke depan, YRII berkomitmen melanjutkan program tersebut dengan menargetkan pembangunan 5.000 unit rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu di seluruh Provinsi Aceh sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga dhuafa dan anak yatim.

Kegiatan serah terima tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, perwakilan DPRK Lhokseumawe, Baitul Mal, Camat Muara Satu, perangkat desa, serta masyarakat setempat. (Jamaluddin Idris)

Tersalin!

Berita Terbaru

  • Kapolres Lhokseumawe apresiasi pembangunan rumah tahan gempa kaum dhuafa
  • Kapolres Lhokseumawe apresiasi pembangunan rumah tahan gempa kaum dhuafa
  • Kapolres Lhokseumawe apresiasi pembangunan rumah tahan gempa kaum dhuafa
  • Kapolres Lhokseumawe apresiasi pembangunan rumah tahan gempa kaum dhuafa
  • Kapolres Lhokseumawe apresiasi pembangunan rumah tahan gempa kaum dhuafa
  • Kapolres Lhokseumawe apresiasi pembangunan rumah tahan gempa kaum dhuafa