• Redaksi
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
Aceh One

Mega Menu

  • Home
  • News
    • News
    • Politik
    • Hukrim
    • Ekbis
    • Nasional
    • Olahraga
    • Dunia
  • Daerah
    • Aceh Utara
    • Aceh Timur
    • Bireuen
    • Banda Aceh
    • Pidie Jaya
    • Gayo Lues
    • Lhokseumawe
  • Pemerintah Aceh
    • DSI
    • Disdik
    • DRKA
    • Perindag
    • Budpar
  • Parlementaria
    • Parlementaria
  • Featured
    • Pariwara
    • Opini
    • Profil
  • Indeks
Aceh One
Telusuri
Beranda News TPPS Aceh Timur Cegah Stunting Hingga ke Pedalaman
News

TPPS Aceh Timur Cegah Stunting Hingga ke Pedalaman

Redaksi
Redaksi
16 Des, 2022
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

ACEH TIMUR -  Tim Pemberantasan Penanggulangan Stunting (TPPS) Kabupaten Aceh Timur  melakukan pencegahan stunting di pedalaman kabupaten tersebut, tepatnya di Kecamatan Serbajadi, Kamis (16/12/2022).

Kunjungan TPPS dipimpin langsung oleh Pj Ketua PKK Aceh Timur, Ny. dr. Maizarniwati Mahyuddin, turut  didampingi Wakil Ketua I TP PKK Ny. Arfaiyah T. Reza Rizki. Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga menyerahkan bantuan bahan pokok pemenuhan gizi anak, dari Pj. Ketua TP PKK Aceh Ny. Ayu Marzuki.

"Hari ini kita melakukan kunjungan di Kecamatan Serbajadi dalam rangka pertemuan koordinasi tim penanggulangan stunting di Kecamatan   Serbajadi, sekaligus melakukan penyerahan bantuan bahan pokok pemenuhan gizi anak. Kunjungan ini melibatkan lintas sektor,  yaitu Dinkes, Bappeda, Disdik, dan dinas terkait lainnnya," ujar Ny. dr. Maizarniwati Mahyuddin di sela-sela kunjungan tersebut.  

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur berkomitmen akan terus mencegah dampak dan resiko masalah pada anak kerdil (stunting) akibat kekurangan gizi kronis. Menurut Pj Bupati Aceh Timur Ir. Mahyuddin, M.Si, pencegahan stunting di Aceh timur butuh komitmen senua pihak.  

"Upaya besar dalam mencegahan dan penanggulangan dampak resiko stunting tersebut tidaklah mudah, maka dari itu saya juga harap adanya komitmen kebersamaan semua sektor," ujar Ir. Mahyuddin, M.Si belum lama ini.

Mahyuddin juga mengatakan, stunting merupakan suatu kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Kondisi gagal tumbuh pada anak balita disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu lama serta terjadinya infeksi berulang. 

"Oleh karenanya upaya pemantauan, sinergitas program serta kerjasama sektor terkait dalam memberdayakan masyarakat sebagai garda terdepan dalam pencegahan dan penanggulangan stunting yang merupakan progresif dan konkrit dalam upaya penanggulangan stunting," ujar Pj Bupati Aceh Timur. (*)
Via News
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru
Redaksi
Redaksi Aceh One merupakan Portal berita online, dengan tagline #Independen & Profesional
Follow me on: Facebook

Anda mungkin menyukai postingan ini

Featured Post

Nasib pengungsi di Aceh Utara: ‘Sudah terlalu lama tinggal di tenda’, pemerintah didesak segera cairkan dana hunian

News Editor- 12.15 0
Nasib pengungsi di Aceh Utara: ‘Sudah terlalu lama tinggal di tenda’, pemerintah didesak segera cairkan dana hunian
Kondisi warga korban bencana di Aceh Utara yang masih bertahan di tenda-tenda darurat dilaporkan semakin memprihatinkan. Anggota legislatif setempat Zulkifli a…
Aceh One
Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500-600 kata dan dikirem ke : red.acehone@gmail.com
Copyright © 2021 - , Aceh One.
All right reserved
  • Redaksi
  • Siber
  • Iklan/Advertorial
  • Kode Etik
  • Donasi
  • Terms of Use