• Redaksi
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
Aceh One

Mega Menu

  • Home
  • News
    • News
    • Politik
    • Hukrim
    • Ekbis
    • Nasional
    • Olahraga
    • Dunia
  • Daerah
    • Aceh Utara
    • Aceh Timur
    • Bireuen
    • Banda Aceh
    • Pidie Jaya
    • Gayo Lues
    • Lhokseumawe
  • Pemerintah Aceh
    • DSI
    • Disdik
    • DRKA
    • Perindag
    • Budpar
  • Parlementaria
    • Parlementaria
  • Featured
    • Pariwara
    • Opini
    • Profil
  • Indeks
Aceh One
Telusuri
Beranda Aceh Utara News 20 Nakes di Aceh Utara Terima Penghargaan di Acara HKN
Aceh Utara News

20 Nakes di Aceh Utara Terima Penghargaan di Acara HKN

News Editor
News Editor
20 Nov, 2023
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 

ACEH UTARA — Pj Bupati Aceh Utara Dr. Drs. Mahyuzar, M.Si memberikan penghargaan kepada 20 tenaga kesehatan atau (nakes) pada kegiatan upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 59 2023 di lapangan upacara, Lhoksukon, Senin (20/11/2023). Pergelaran upacara tersebut berjalan dengan baik meski diguyur hujan.

Upacara HKN ini dihadiri seluruh komponen pejabat dan ASN jajaran Dinas Kesehatan, RSUD Cut Meutia dan Puskesmas yang ada di ruang lingkup Kabupaten Aceh Utara.

Mahyuzar pada kesempatan itu membaca amanat menteri kesehatan RI. Di antaranya disampaikan mengenai pengesahan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan.

"Pemerintah kini sedang menyusun RIBK (Rencana Induk Bidang Kesehatan) yang akan berfungsi sebagai haluan bersama dalam upaya pembangunan kesehatan di seluruh Indonesia. RIBK ini harus diacu oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam merencanakan, menganggarkan, dan mengimplementasikan program kesehatan di wilayahnya," kata Mahyuzar.

Dia menyampaikan lagi, pemerintah pusat tidak mampu melakukannya sendiri. Hanya dengan sinergi yang kuat dan kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, enam pilar transformasi kesehatan bisa ditegakkan untuk perubahan yang lebih baik.

"Yang tidak kalah penting, transformasi kesehatan tidak dapat diwujudkan tanpa transformasi budaya kerja para insan kesehatan. Saya sering menyebutnya, pilar transformasi ke-7. Nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK wajib kita hidupi untuk mewujudkan birokrasi yang akuntabel, lincah, dan profesional," ujarnya.

Harapan menteri kesehatan, sambung Mahyuzar, seluruh pegawai dan pejabat pemerintah baik di pusat maupun daerah dapat bekerja dengan kompeten, jujur dan selaras dalam mengawal dan menyukseskan transformasi kesehatan.

"Mari Kita bekerja dengan sungguh-sungguh. Tidak korupsi. Layani masyarakat dengan sepenuh hati," kata mantan Direktur Informasi dan Data BKKBN Pusat tersebut.

Pada upacara tersebut, Mahyuzar mengatakan, penghargaan yang diberikan kepada 20 nakes dari sejumlah instansi pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) sebagai bentuk penilaian terhadap nakes yang bekerja dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Nakes yang mendapat penghargaan itu sebagai berikut :

(1). Ibrahim SKM sebagai penanggung jawab program terbaik kesehatan lingkungan pada Puskesmas Sawang.

(2). Idawati SKM sebagai promosi kesehatan pada Puskesmas Nisam.

(3). Yenni Huslinda SKM sebagai kesehatan kerja dan olahraga pada Puskesmas Muara Batu

(4). Nura Syuhada AMd.Keb sebagai bendahara JKN pada Puskesmas Baktiya.

(5). Bukhari AMKG sebagai bendahara BOK pada Puskesmas Lhoksukon.

(6). Rosdiana STr.Keb sebagai MTBS pada Puskesmas Lhoksukon.

(7). Mardiah AMG sebagai bendahara rutin pada Puskesmas Baktiya Barat.

(8). Ns. Novita Dewi Sari SKep sebagai pengelola aset pada Puskesmas Samudera.

(9). Ns. Fitrani Jamil SKep sebagai penanggungjawab imunisasi pada Puskesmas Lhoksukon.

(10). Yusnita AMd.Keb sebagai penanggungjawab surveilance pada Puskesmas Syamtalira Bayu.

(11). Asnidar sebagai penanggungjawab kesehatan haji pada Puskesmas Baktiya.

(12). Suriyati AMd.Keb sebagai penanggungjawab rabies pada Puskesmas Dewantara.

(13). Ns. Sayed Azhar SKep sebagai tata usaha pada Puskesmas Lhoksukon.

(14). Ovie Asrida AMd.Keb sebagai penanggungjawab malaria pada Puskesmas Blang Geulumpang.

(15). Azizah sebagai penanggungjawab filariasis Puskesmas Cot Girek.

(16). Iswandi AMK sebagai penanggungjawab TBC pada Puskesmas Seunuddon.

(17). Suriana AMd.Keb sebagai penanggungjawab ISPA pada Puskesmas Tanah Jambo Aye.

(18). Elly Ismayana SKM sebagai penanggungjawab ASPAK pada Puskesmas Samudera.

(19). Yuliana AMd.Farm sebagai penanggungjawab farmasi pada Puskesmas Dewantara.

(20). Penanggungjawab program HIV tim VCT terbaik Puskesmas Kuta Makmur.

Mahyuzar juga menyampaikan apresiasi kepada para nakes yang hadir pada upacara HKN, khususnya para ASN jajaran kesehatan yang tetap khidmat mengikuti upacara hingga selesai meskipun di bawah guyuran hujan.[]

Via Aceh Utara
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Featured Post

Banjir Aceh Utara: Aliansi Pers soroti risiko warga 'terabaikan' akibat data yang tak sinkron

News Editor- 13.20 0
Banjir Aceh Utara: Aliansi Pers soroti risiko warga 'terabaikan' akibat data yang tak sinkron
Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Aceh menyoroti risiko diskriminasi bantuan terhadap korban banjir dan longsor di Aceh Utara akibat ketidaksinkronan data antara …
Aceh One
Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500-600 kata dan dikirem ke : red.acehone@gmail.com
Copyright © 2021 - , Aceh One.
All right reserved
  • Redaksi
  • Siber
  • Iklan/Advertorial
  • Kode Etik
  • Donasi
  • Terms of Use