• Redaksi
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
Aceh One

Mega Menu

  • Home
  • News
    • News
    • Politik
    • Hukrim
    • Ekbis
    • Nasional
    • Olahraga
    • Dunia
  • Daerah
    • Aceh Utara
    • Aceh Timur
    • Bireuen
    • Banda Aceh
    • Pidie Jaya
    • Gayo Lues
    • Lhokseumawe
  • Pemerintah Aceh
    • DSI
    • Disdik
    • DRKA
    • Perindag
    • Budpar
  • Parlementaria
    • Parlementaria
  • Featured
    • Pariwara
    • Opini
    • Profil
  • Indeks
Aceh One
Telusuri
Beranda Aceh Utara News Kejari Aceh Utara Eksekusi 12 Pelanggar Syariat Islam
Aceh Utara News

Kejari Aceh Utara Eksekusi 12 Pelanggar Syariat Islam

News Editor
News Editor
27 Des, 2023
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Dokumen Jamaluddin, S.Kom

LHOKSUKON
- Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara mengeksekusi 12 terpidana pelanggar syariat Islam dengan hukuman cambuk. Kegiatan itu diselenggarakan di halaman Kejari, Rabu 27 Desember 2023.

Berikut nama-nama terpidana hukuman cambuk yang dirilis Kejari:

(1). Agus Saputra 33 kali cambuk (kasus pelecehan seksual terhadap anak);

(2). Ahmad Zaki 35 kali cambuk (kasus pelecehan seksual);

(3). Muzakir 69 kali cambuk (kasus pelecehan seksual terhadap anak);

(4). Rudi Lianda 39 kali cambuk (kasus menjadikan fasilitas/mempromosikan zina);

(5). Fakhrul Razi 100 kali cambuk (kasus zina terhadap anak);

(6). Muhammad Aji 74 kali cambuk (kasus pelecehan seksual terhadap anak);

(7). Barmawi 100 kali cambuk (kasus zina);

(8). Rosmawar 100 kali cambuk (kasus zina);

(9). Marzuki 100 kali cambuk (kasus zina);

(10). Muthmainnah 100 kali cambuk (kasus zina).

(11). Abdullah 35 kali cambuk (kasus maisir/judi online); dan

(12). Muhammad Fikri 35 kali cambuk (kasus maisir/judi online).

Kepala Kejari Aceh Utara, Teuku Muzafar, S.H., M.H, mengatakan ke 12 terpidana hukuman cambuk tersebut di antaranya kasus perzinaan, pelecehan seksual terhadap anak dan maisir atau judi online.

"Iya, dari total 12 orang, yang 11 orang dapat terlaksana dengan baik. Sementara satu orang belum bisa dilaksanakan karena tadi pada saat cambuk kondisinya tidak memungkinkan secara medis. Sisanya 90 kali cambuk lagi diagendakan Febuari 2024," kata Teukeu Muzafar.

Kata Teukeu Muzafar berharap hukuman cambuk yang telah dijatuhkan terhadap para terpidana nantinya dapat menjadi efek jera yang maksimal. Dikatakan, terpidana sengaja dicambuk dengan wajah terbuka di tempat umum agar terpidana benar-benar menyesali perbuatannya.

"Tadi di saat (terpidana) ada yang mencoba memakai masker, Kita suruh lepas. Jadi, kemudian ini juga menjadi fungsi kontrol bagi masyarakat agar yang bersangkutan tidak mengulangi lagi perbuatannya," ucap Teukeu Muzafar.

Teuku Muzafar mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua korban agar benar-benar memberikan perhatian kepada anaknya agar terhindar dari perbuatan zina atau pelecehan seksual dan lainnya.

Pelaksanaan hukuman cambuk tersebut berjalan lancar dan turut disaksikan para tokoh masyarakat, tokoh agama dan pejabat terkait lainnya.[]

Via Aceh Utara
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Featured Post

Pemkab Aceh Utara percepat peningkatan tipe RSUD dr Mukhtar Hasbi

News Editor- 21.47 0
Pemkab Aceh Utara percepat peningkatan tipe RSUD dr Mukhtar Hasbi
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, Provinsi Aceh, mempercepat peningkatan tipe Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Mukhtar Hasbi guna memperkuat layanan r…
Aceh One
Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500-600 kata dan dikirem ke : red.acehone@gmail.com
Copyright © 2021 - , Aceh One.
All right reserved
  • Redaksi
  • Siber
  • Iklan/Advertorial
  • Kode Etik
  • Donasi
  • Terms of Use