Menko Polkam awali pembangunan 104 unit Huntap korban banjir di Aceh Utara
ACEH UTARA - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago meninjau sekaligus mengawali pembangunan 104 unit hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak banjir di Gampong Kuala Cangkoy, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Rabu.
"Kami akan bangun secepatnya dan saya minta agar bisa ditempati saat memasuki bulan Ramadhan. Semoga ini memberikan kenyamanan bagi warga dalam beribadah karena sudah memiliki rumah," kata Djamari Chaniago di sela kunjungannya di Aceh Utara.
Pembangunan Huntap tersebut berdiri di atas lahan seluas 2,2 hektare milik Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Setiap unit rumah bertipe 36 akan dibangun di atas tanah berukuran 8x15 meter, lengkap dengan fasilitas pendukung seperti mushalla, balai pertemuan, area parkir, hingga pasar kampung.
Menko Polkam menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menangani dampak bencana secara cepat dan terpadu. Selain bangunan fisik, rumah tersebut nantinya akan dilengkapi dengan perabot dasar seperti tempat tidur, kursi tamu, dan meja makan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil memaparkan data terkini dampak banjir besar yang terjadi pada akhir November lalu. Ia mencatat total korban terdampak mencapai 433.064 jiwa dari 124.549 keluarga.
"Jumlah korban meninggal dunia mencapai 230 orang dan enam orang masih dinyatakan hilang. Untuk kerusakan rumah, tercatat 3.506 unit hilang dan 6.236 unit rusak berat," papar Bupati yang akrab disapa Ayahwa tersebut.
Bupati menambahkan, di Kecamatan Lapang terdapat tiga desa dengan kerusakan terparah, yakni Kuala Cangkoy, Kuala Keureutoe Timu, dan Matang Baroh. Wilayah tersebut mengalami perubahan geografis dengan munculnya 20 titik muara baru yang memutus pemukiman warga.
Selain melaporkan kondisi terkini, Ismail turut menyampaikan aspirasi masyarakat yang mengharapkan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto untuk meninjau langsung kondisi para penyintas di Aceh Utara. Menanggapi hal tersebut, Menko Polkam berjanji akan menyampaikan permohonan tersebut langsung kepada Presiden.
"Akan saya laporkan kepada Bapak Presiden terkait permohonan kunjungan ini. Saat ini kita mulai pembangunan hunian sementara dan tetap, mudah-mudahan nanti Presiden bisa hadir di Aceh Utara," ujar Menko.
Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah pusat. Ia menyebutkan kerusakan infrastruktur di seluruh Aceh akibat banjir cukup masif, termasuk lebih dari 144 ribu unit rumah warga.
"Kami juga memohon dukungan Menko Polkam untuk renovasi masjid-masjid yang terdampak berat agar masyarakat bisa beribadah dengan nyaman, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan," tutur Fadhlullah.
Dalam kunjungan tersebut, Menko Polkam juga menyerahkan bantuan peralatan sekolah bagi anak-anak korban banjir serta paket bantuan rumah secara simbolis kepada Panglima Laot setempat, Tgk Muhammad Hasan.
Turut mendampingi Menko Polkam dalam kunjungan tersebut antara lain Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Alibasyah, Kasdam Iskandar Muda Brigjen TNI Yudha Fitri, jajaran pejabat BNPB, Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran, serta tokoh ulama Tgk H. Muzakir Abdullah (Waled Lapang).[]
