• Redaksi
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
Aceh One

Mega Menu

  • Home
  • News
    • News
    • Politik
    • Hukrim
    • Ekbis
    • Nasional
    • Olahraga
    • Dunia
  • Daerah
    • Aceh Utara
    • Aceh Timur
    • Bireuen
    • Banda Aceh
    • Pidie Jaya
    • Gayo Lues
    • Lhokseumawe
  • Pemerintah Aceh
    • DSI
    • Disdik
    • DRKA
    • Perindag
    • Budpar
  • Parlementaria
    • Parlementaria
  • Featured
    • Pariwara
    • Opini
    • Profil
  • Indeks
Aceh One
Telusuri
Beranda News Aceh Utara kerahkan 38 nakes cadangan percepat pemulihan pascabanjir
News

Aceh Utara kerahkan 38 nakes cadangan percepat pemulihan pascabanjir

News Editor
News Editor
09 Jan, 2026
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


LHOKSUKON - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara menempatkan 38 tenaga kesehatan (nakes) cadangan di 11 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) guna mempercepat pemulihan layanan kesehatan pascabencana banjir di wilayah tersebut.

Para tenaga kesehatan tersebut didatangkan dari Pusat Krisis Kesehatan (PKK) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memperkuat pelayanan di Puskesmas yang terkena langsung  bencana.

Penanggung Jawab Health Emergency Operational Center (HEOC) Aceh Utara, Maidar, di Lhoksukon, Jumat, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari akselerasi pemulihan pelayanan kesehatan dasar agar masyarakat tetap memperoleh akses layanan yang bermutu dan berkesinambungan.

"Pemetaan kebutuhan telah dilakukan sejak 30 Desember 2025 untuk memastikan distribusi tenaga kesehatan sesuai dengan kondisi lapangan di 11 Puskesmas," kata Maidar di Posko HEOC Aceh Utara.

Ia merincikan, tenaga cadangan tersebut terdiri atas 22 dokter dan 11 psikolog klinis yang fokus pada penguatan pelayanan medis serta dukungan kesehatan jiwa bagi penyintas banjir.

Selain itu, terdapat lima tenaga elektromedis yang ditugaskan secara khusus untuk mengidentifikasi kerusakan alat kesehatan akibat terendam banjir, serta melakukan perbaikan awal guna memulihkan fungsi fasilitas kesehatan.

"HEOC Aceh Utara menjadi pusat komando operasi darurat untuk mengoordinasikan seluruh respons sektor kesehatan agar lebih terukur," ujarnya.

Sementara itu, Inspektur Kabupaten Aceh Utara, Andria Zulfa, menyampaikan apresiasi atas kontribusi para nakes cadangan yang bersedia terjun langsung ke lokasi bencana.

"Kehadiran saudara sekalian sangat berarti dalam mempercepat pemulihan layanan kesehatan bagi masyarakat Aceh Utara," kata Andria.

Perwakilan Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Hasban, mengingatkan para relawan untuk segera beradaptasi dengan tantangan di lokasi penugasan serta mengedepankan aspek profesionalisme dan humanis dalam melayani masyarakat.

Di sisi lain, Penjabat Bupati Aceh Utara yang diwakili Asisten I Setdakab Aceh Utara, Fauzan, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam menjaga ketahanan sistem kesehatan pascabencana.

"Penempatan nakes cadangan ini diharapkan mampu menjaga kesinambungan layanan dan mendukung percepatan pemulihan fasilitas kesehatan di wilayah terdampak," demikian Fauzan.

Via News
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama Tak ada hasil yang ditemukan
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Featured Post

Aceh Utara kerahkan 38 nakes cadangan percepat pemulihan pascabanjir

News Editor- 09.59 0
Aceh Utara kerahkan 38 nakes cadangan percepat pemulihan pascabanjir
LHOKSUKON - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara menempatkan 38 tenaga kesehatan (nakes) cadangan di 11 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) guna memper…
Aceh One
Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500-600 kata dan dikirem ke : red.acehone@gmail.com
Copyright © 2021 - , Aceh One.
All right reserved
  • Redaksi
  • Siber
  • Iklan/Advertorial
  • Kode Etik
  • Donasi
  • Terms of Use