Semangat Meugang di Tengah Pemulihan: Kolaborasi Presiden dan Pemkab Aceh Utara Salurkan 1.109 Ekor Sapi

00:00
00:00


LHOKSUKON
– Tradisi meugang di Aceh Utara menjelang Ramadhan 1447 Hijriah kali ini terasa lebih istimewa. Di tengah upaya pemulihan pascabencana banjir, sebuah kabar baik datang bagi masyarakat di 852 gampong. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara secara resmi menyalurkan bantuan sosial berupa sapi meugang yang bersumber dari bantuan langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.

Bantuan senilai Rp19,55 miliar tersebut diserahkan secara simbolis oleh Penjabat Bupati Aceh Utara, H. Ismail A Jalil, di Lhoksukon pada Rabu (25/2). Penyerahan ini bukan sekadar bantuan pangan, melainkan bentuk nyata kepedulian negara terhadap ketahanan sosial-ekonomi masyarakat yang terdampak bencana.


Langkah strategis diambil oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dalam mengelola bantuan ini. Awalnya, anggaran tersebut diproyeksikan hanya untuk 391 gampong dengan asumsi harga sapi Rp50 juta per ekor. Namun, menyadari luasnya dampak banjir yang mencakup 852 gampong, Bupati bersama unsur Forkopimda melakukan penyesuaian spesifikasi tanpa mengurangi kualitas.

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli, menjelaskan bahwa strategi ini diambil agar asas keadilan dan pemerataan dapat terpenuhi.

"Dengan menyesuaikan harga pengadaan menjadi sekitar Rp17 juta per ekor (minimal 300 kg hidup), kami berhasil menambah kuota bantuan menjadi 1.109 ekor sapi. Hasilnya, seluruh desa di 27 kecamatan dipastikan mendapat minimal satu ekor sapi," ungkap Muntasir.

Demi menjaga transparansi dan akuntabilitas, proses penyaluran dilakukan melalui Kelompok Masyarakat (Pokmas) di masing-masing gampong. Sistem ini sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) dari Kementerian Dalam Negeri.

Proses Transfer: Anggaran dikirim langsung ke rekening Pokmas setelah verifikasi teknis selesai. Kemandirian Desa: Pokmas bertanggung jawab melakukan pembelian sapi sesuai kriteria yang ditetapkan. Prioritas Khusus: Selain jatah satu sapi per desa, sebanyak 156 ekor sapi tambahan dialokasikan bagi desa dengan dampak banjir terparah dan populasi penduduk yang besar.

Bantuan ini menyasar lapisan masyarakat yang paling terdampak, mulai dari petani yang gagal panen, nelayan yang terhambat melaut, hingga pelaku UMKM yang kehilangan modal akibat banjir. Bagi masyarakat Aceh, meugang adalah momentum sakral untuk berkumpul dengan keluarga; kehadiran bantuan ini memastikan tradisi tersebut tetap terjaga meski dalam masa sulit.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto. Perhatian dari pusat ini dinilai menjadi "suplemen" semangat bagi warga Aceh Utara untuk bangkit dari keterpurukan pascabencana.

"Dukungan ini menjadi penguat semangat kebersamaan bagi masyarakat Aceh Utara untuk kembali bangkit. Berkat perhatian Presiden, warga tetap dapat merayakan tradisi meugang dengan penuh suka cita," tutup Muntasir Ramli. (Adv)

Tersalin!

Berita Terbaru

  • Semangat Meugang di Tengah Pemulihan: Kolaborasi Presiden dan Pemkab Aceh Utara Salurkan 1.109 Ekor Sapi
  • Semangat Meugang di Tengah Pemulihan: Kolaborasi Presiden dan Pemkab Aceh Utara Salurkan 1.109 Ekor Sapi
  • Semangat Meugang di Tengah Pemulihan: Kolaborasi Presiden dan Pemkab Aceh Utara Salurkan 1.109 Ekor Sapi
  • Semangat Meugang di Tengah Pemulihan: Kolaborasi Presiden dan Pemkab Aceh Utara Salurkan 1.109 Ekor Sapi
  • Semangat Meugang di Tengah Pemulihan: Kolaborasi Presiden dan Pemkab Aceh Utara Salurkan 1.109 Ekor Sapi
  • Semangat Meugang di Tengah Pemulihan: Kolaborasi Presiden dan Pemkab Aceh Utara Salurkan 1.109 Ekor Sapi