Bunda PAUD Lhokseumawe bagikan praktik baik penguatan Pokja se-Aceh
Banda Aceh — Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Lhokseumawe Yulinda Sayuti membagikan pengalaman dan praktik baik pengelolaan program PAUD pada kegiatan Penguatan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten/Kota se-Aceh di Banda Aceh, Selasa (28/7/2026).
Sesi berbagi pengalaman tersebut diberikan kepada Kota Lhokseumawe setelah Yulinda Sayuti meraih penghargaan Wiyata Darma Madya pada Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional 2025 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
"Kesempatan ini menjadi kehormatan bagi kami untuk berbagi praktik baik yang telah dijalankan, sekaligus saling belajar demi kemajuan layanan PAUD di Aceh," kata Yulinda di Banda Aceh.
Dalam pemaparannya, Yulinda mengenalkan Program Inovasi WAJAH (Wajib Belajar 13 Tahun Anak Hebat) yang diterapkan di Lhokseumawe. Program ini berfokus pada penguatan PAUD Holistik Integratif, sosialisasi prasekolah, layanan kesehatan, literasi keluarga, hingga pencegahan anak putus sekolah melalui kolaborasi lintas sektor.
Ia menegaskan capaian dan penghargaan yang diraih Lhokseumawe merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan daerah.
"Penghargaan yang kami terima adalah hasil kerja bersama. Melalui forum ini, kami berharap praktik baik dari Lhokseumawe dapat menjadi referensi bagi daerah lain, begitu pula sebaliknya," ujarnya.
Sementara itu, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut dibuka oleh Ketua Pokja Bunda PAUD Aceh Mukarramah Fadhlullah serta dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin.
Para peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Aceh dibekali materi strategis, mulai dari implementasi Wajib Belajar 13 Tahun, peningkatan kapasitas Pokja dan kompetensi pendidik, hingga penyusunan rencana tindak lanjut di daerah masing-masing.
Turut mendampingi Bunda PAUD Lhokseumawe dalam forum tersebut, antara lain Ketua Pokja Bunda PAUD Lhokseumawe Nofayana dan Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Disdikbud Lhokseumawe Dahniar.
