Dinkes Aceh terjunkan tenaga medis ke wilayah Sawang, apa saja tantangan di lapangan?
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Aceh menerjunkan empat tim medis darurat atau Emergency Medical Team (EMT) ke wilayah terdampak bencana di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, guna memastikan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat terpenuhi.
"Kegiatan ini difokuskan pada wilayah yang membutuhkan pelayanan kesehatan secara mobile, terutama yang terhambat akses transportasi dan jarak tempuh yang jauh ke fasilitas kesehatan," kata Penanggung Jawab Pusat Kendali Operasi Kesehatan (PIC HEOC) Aceh Utara, Maidar di Aceh Utara, Selasa.
Ia menjelaskan sebanyak 40 tenaga kesehatan dari berbagai profesi dilibatkan dalam operasi ini. Pelayanan dilakukan secara terpadu, mulai dari posko pengungsian hingga layanan kunjungan rumah (home care) bagi kelompok rentan yang tidak memiliki mobilitas tinggi.
Pelayanan kesehatan ini telah dimulai sejak Sabtu (17/1) dan dibagi ke dalam beberapa titik fokus. Tim 1 yang dipimpin oleh dr. Ferianto, misalnya, melakukan pemeriksaan kesehatan di Desa Cot Talang.
"Sasaran utama kami adalah balita, ibu hamil, lansia, serta warga dengan keluhan penyakit pascabencana. Layanan meliputi pemeriksaan umum, pengobatan dasar, pemantauan penyakit menular, hingga edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)," ujarnya.
Sementara itu, tim EMT lainnya menyebar ke titik-titik pengungsian dan desa terdampak untuk memastikan seluruh warga mendapatkan penanganan medis. Strategi jemput bola (home care) diterapkan khusus untuk menjangkau pasien dengan kondisi kesehatan khusus.
Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Aceh menyatakan bahwa penerjunan EMT ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam merespons cepat situasi bencana. Langkah ini diambil untuk melindungi kelompok rentan dan mencegah munculnya masalah kesehatan lanjutan atau wabah pascabencana.
Pihak Dinkes Aceh menegaskan bahwa operasional tim medis di lapangan akan terus dievaluasi sesuai dinamika kebutuhan masyarakat, dengan tetap berkoordinasi bersama dinas kesehatan kabupaten, puskesmas setempat, dan unsur lintas sektoral lainnya. __(Ril)
